Selasa, 12 April 2011

Asteroid Raksasa Akan Lintasi Bumi

Sebuah asteroid raksasa akan melintas di dekat Bumi awal November mendatang. Benda angkasa yang dinamakan 2005 YU55 itu memiliki bentuk bundar dengan diameter sekitar 1300 kaki atau 400 meter. 

Karena ukuran masif dan jarak lintasnya yang begitu dekat dengan Bumi membuat para ilmuwan menyiapkan berbagai peralatan pemantau berteknologi canggih. Asteroid 2005 YU55 itu kali pertama ditemukan oleh tim pengawas luar angkasa dari Universitas Arizona, 28 Desember 2005. 

"Kedatangan objek masif seperti 2005 YU55 akan melintasi Bumi yang dalam jarak yang begitu dekat," ujar salah satu petinggi NASA, Don Yeomans pada situs Space.com, Jumat (8/4). 

Yeoman mengatakan, teknologi radar terbaru memungkinkan 2005 YU55 terpantau dalam resolusi grafik tiga dimensi. Saat ini imej atau foto asteroid baru didapat dari sebuah pesawat ulang alik yang bertugas mencari benda-benda angkasa. 

"Jadi kami akan mengibaratkan Bumi sebagai pesawat luar angkasa yang sedang bertugas. Data dari radar terbaru diharapkan mampu menangkap gambar asteroid secara nyata," jelasnya. 

Asteroid 2005 YU55 berputar perlahan. Pusat Pengamat Planet Minor di Cambridge, Amerika Serikat memperkirakan, asteroid yang membawa sejumlah materi radioaktif itu akan datang dari arah selatan Bumi. "Asteroid ini akan menjadi objek angkasa berukuran besar pertama yang melintas dekat Bumi sejak 1976," pungkas Lance Benner, ilmuwan riset NASA.

Waspada Efek Ponsel bagi Anak-anak

Zaman makin canggih dengan semakin majunya teknologi. Hampir setiap orang memiliki telepon seluler alias ponsel, termasuk anak-anak. Haruskah anak-anak diperbolehkan menggunakan telepon seluler?

Ponsel memang memiliki banyak kegunaannya. Tapi di samping itu ada pula efek negatifnya termasuk mengganggu pendidikannya dan kesehatan.

Dengan ponsel, orangtua memang dapat melakukan penggilan dengan mudah. Hal ini memungkinkan orangtua memeriksa kegiatan anak saat mereka bekerja. Keberadaan anak pun mudah dilacak jika ponsel tak dimatikan. 

Sebagian orangtua beranggapan memberikan anak-anak ponsel dapat mengajarkan mereka bertanggung jawab karena mereka akan berhati-hati menjaganya karena takut hilang.

Sementara beberapa orangtua yang memberikan ponsel pada anak-anak berpendapat, memberikan ponsel membuat anak tidak bertanggung jawab. Orangtua berpikir anak-anak cenderung menyalahgunakan kepercayaan dengan menghabiskan waktu berjam-jam untuk mengobrol dengan teman atau mengirimkan banyak pesan (SMS).

Daripada berkonsentrasi pada pelajaran, mereka memilih chatting dengan teman, mendengarkan musik atau bahkan browsing melalui internet melalui ponsel mereka. Mereka kehilangan minat dalam pelajaran dan ini menjadi gangguan besar bagi siswa lain di kelas. Ponsel juga dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius bagi anak-anak muda.

Guru di sekolah mengeluh tentang meningkatnya ketidakdisiplinan siswa ketika mereka membawa ponsel. Mengirimkan pesan dan gambar ke teman selama waktu di kelas membuat mereka kurang memperhatikan apa yang diajarkan, sementara mereka sibuk dengan ponsel mereka. 

Ponsel telah menjadi simbol status anak-anak. Dengan seringnya muncul versi ponsel baru yang sedang tren di pasaran, anak-anak kaya yang dimanjakan mendapatkan gadget baru ini dari orangtua mereka yang sibuk dengan semua tuntutan mereka tanpa memberikan pertanyaan. Anak-anak mengalami perubahan gaya hidup yang tidak diinginkan dan mereka terobsesi dengan ponsel mereka.

Ponsel juga berbahaya bagi kesehatan anak-anak di bawah usia 16 tahun karena memiliki otak yang sangat sensitif. Menyediakan ponsel untuk mereka akan menyebabkan paparan radiasi dan kerusakan otak. 

Banyak ahli memperingatkan bahwa kanker pada anak-anak adalah terkait dengan penggunaan ponsel. Namun studi terbaru yang dilakukan oleh Sir William Stewart mengatakan bahwa tidak ada bukti konkret telah dibentuk sehubungan dengan bahaya kesehatan pada anak-anak melalui penggunaan ponsel, namun ia menyebutkan dalam studinya bahwa langkah-langkah pencegahan perlu diambil.

Dia tegas pendukung teori bahwa tidak ada anak di bawah usia 8 tahun harus diizinkan untuk menggunakan ponsel. Penelitian Stewart masih hangat diperdebatkan oleh banyak orang yang berpendapat bahwa penggunaan ponsel oleh anak-anak muda juga berbahaya untuk mereka. 

Institut Karolinska Swedia yang melakukan penelitian 750 pengguna ponsel menemukan bahwa orang yang telah menggunakan ponsel mereka selama lebih dari 10 tahun lebih berisiko terkena tumor telinga, setinggi empat kali lipat. Studi lain di Belanda memperingatkan bahwa penggunaan ponsel dapat menyebabkan kerusakan DNA akibat radiasi.

Orangtua mengetahui betul dampak ponsel akan mengintai anak-anak mereka namun masih saja membeli gadget ini untuk mereka gunakan. Jika orangtua mengklaim bahwa hanya melalui ponsel anak-anak mereka dapat diajarkan bertanggung jawab, maka mereka salah. 

Tanggung Jawab tidak diajarkan dengan menyediakan gadget, hal itu adalah sesuatu yang harus diajarkan orangtua tentang cara berperilaku. Memberikan ponsel di tangan anak-anak lebih berbahaya daripada menguntungkan. Orangtua harus berpikir keras sebelum mereka memutuskan apakah akan memberikan ponsel untuk anak-anak mereka.

TV 3D Kini Makin Banyak Pilihan

Persaingan produk televisi tiga dimensi (3D TV) di Indonesia kini makin ramai. Konsumen kini juga makin banyak pilihan dengan hadirnya produk terbaru dari LG Electronics Indonesia. Produk TV 3D dengan teknologi FPR (film pattern retarder) itu resmi diluncurkan, Senin (11/4), di Jakarta. 

Teknologi FPR diklaim LG sebagai teknologi terbaru yang menawarkan berbagai keunggulan dibandingkan produk 3D TV yang sudah ada sebelumnya. FPR memudahkan pengguna menikmati tayangan tiga dimensi tanpa gangguan penglihatan yang berarti, dan tidak lagi bikin sakit kepala. 

Kim Woen Dae, President Director PT LG Electronics Indonesia mengatakan, teknologi FPR membuat kacamata yang digunakan untuk menonton 3D TV tidak lagi berat dan mahal.

"Teknologi tersebut (FPR, red) akan menjadi generasi baru dari televisi 3D, dan ini dikembangkan oleh divisi riset kami," ujarnya dalam acara peluncuran itu.

Keunggulan teknologi FPR antara lain kacamata yang digunakan lebih ringan karena tidak lagi memerlukan baterai dan mikrochip, sudut pandang yang lebih luas serta harga yang lebih terjangkau. 

Televisi yang dikembangkan produsen asal Korsel ini juga memiliki teknologi yang mampu mengubah tayangan 2 dimensi menjadi 3 dimensi, hanya dengan satu sentuhan pada remote kontrolnya.

Produk Cinema 3D TV ini juga menyatu dengan SMART TV yang menjadi pembuka bagi era baru dunia hiburan tanpa batas. Melalui teknologi SMART TV, maka penikmat TV akan bisa langsung terhubung dengan internet, dan menikmati berbagai kemudahan akses ke sejumlah situs terkenal, termasuk berbagai jejaring sosial yang ada. 

Sebelumnya, sejumlah produsen seperti Samsung dan Sony sudah lebih dahulu memasarkan produk TV 3 dimensi di indonesia, meski dengan teknologi yang berbeda.

Gantole, Kepuasannya Tak Terbayangkan

Kepuasan tak terbayarkan. Itulah yang sering dikatakan pecinta gantole atau layang gantung ketika berada di udara. Pemandangan alam di bawah menjadi salah satu faktor pemikat yang menghipnotis mata. Tantangan melawan angin merupakan ujian yang bikin penasaran.

Memang, olahraga ekstrem ini memiliki risiko. Oke Adrianto misalnya, sempat trauma lantaran melihat rekannya kecelakaan di udara. Namun, hal itu tak berlangsung lama setelah ia nekat mencoba terbang dengan gantole. 

Walau beradu angin di atas ketinggian beberapa ratus hingga ribuan meter, Oke berniat menghilangkan rasa takutnya. Ternyata, Oke makin menikmati rasanya terbang.

Untuk keamanan di udara, beberapa tahapan mesti dilakukan. Ketinggian terbang pemula tidak boleh lebih dari 100 meter, dengan waktu terbang di bawah satu jam. Semakin sering terbang maka waktu dan ketinggian akan terus bertambah. 

Sejumlah alat yang digunakan pun mesti tepat, di antaranya alat pengukur kecepatan angin, alat komunikasi, hingga transportasi khusus mengangkut gantole. Tak ketinggalan, surat ijin 40 kali terbang dengan durasi satu jam.

Punya kocek cukup tebal dan bernyali besar? Silahkan mencari komunitas gantole di Wonogiri, Jawa Tengah.

Paralayang, Terapi buat yang Takut Ketinggian

Ingin berpetualang melayang di ketinggian seperti burung? Jika iya, Anda bisa mencoba paralayang yang bisa juga dijadikan ajang uji nyali ataupun terapi untuk yang takut ketinggian. Hasilnya, tak jarang orang yang tadinya takut ketinggian menjadi ketagihan setelah mencoba paralayang, setidaknya seperti dialam Rani, yang takut ketinggian, baru-baru ini.

Rani mengaku sudah lama takut dengan ketinggian. Berbagai terapi sudah diikuti. Namun, baru terlihat hasilnya setelah dia mencoba paralayang. Permainan ini benar-benar bisa dijadikan ajang uji nyali buatnya. "Ini pengalaman yang pertama. Mudah-mudahan bisa menjadi terapi untuk mengurangi phobia ketinggian," ujar wanita berjilbab ini.

Rani mencoba paralayang dari Puncak Gunung Putri, Garut, Jawa Barat. Dari atas ketinggian 1.451 meter dari permukaan laut, dia bisa menikmati Garut yang memang indah bila dinikmati dari udara. Menariknya, sebelum mencoba paralayang, Rani juga mendapat bekal cara terbang yang aman dan nyaman.

Untuk harga paket lengkap peralatan paralayang berkisar Rp 28 juta. Namun, tanpa mengeluarkan biaya sebesar itu, Anda masih bisa melayang di udara dengan paralayang. Caranya, terbang berdua bersama master penerbang. Untuk bisa seperti ini, Anda cukup merogoh kantong dan mengeluarkan uang Rp 300 ribu.

Sekretaris FASI Jabar Koesnadi Bolon mengungkapkan, di samping untuk prestasi, paralayang juga bisa dijadikan wisata dirgantara. Dia menjamin, berpetualang dengan paralayang akan membuat siapa pun ketagihan. Sebab, pengalaman yang diperoleh benar-benar tidak akan tergantikan.

Kamis, 07 April 2011

Menganalisa sebuah web

Tujuan menganalisa suatu website adalah mengetahui semua peringkat/rangking suatu website dilihat dari tingkat kepopulerannya, sehingga dapat diketahui kekurangan apa yang harus diperbaiki untuk mendapatkan web yang optimal.
Apa saja yang diperhatikan dalam analisa suatu website
Banyak hal yang perlu diperhatikan,antara lain :
  1. Link Popularity
  2. Backlink
  3. Meta Tag
  4. Pemilihan Keyword yang tepat
  5. Ranking Pagerank,Alexa
  6. Optimasi HTML
  7. Informasi server
  8. Data domain
  9. Informasi IP address 
  10. Robot.txt
  11. Dan lain - lain

Bagaimana Cara menganalisa website ?
Berikut ini website dimana terdapat tools untuk menganalisa:

Strategi Bisnis

Secara teoritis terdapat hubungan siklus tujuan dan strategi bisnis perusahaan dengan strategi Manajemen Mutu SDM (MMSDM). Strategi perusahaan diturunkan dalam bentuk strategi MMSDM. Program-program yang menyangkut MMSDM diarahkan pada sasaran peningkatan mutu SDM karyawan. Sebagai input, mutu SDM akan mempengaruhi kinerja karyawan dalam bentuk produktivitas kerjanya. Semakin meningkat mutu SDM karyawan semakin meningkat pula produktivitas kerjanya. Akumulasi dari produktivitas kerja karyawan yang meningkat akan mencerminkan kinerja perusahaan, misalnya dalam bentuk omset penjualan dan keuntungan yang juga meningkat. Kinerja perusahaan yang meningkat akan semakin membuka peluang pada manajemen untuk meningkatkan kesejahteraan karyawan melalui peningkatan kompensasi (imbalan) berupa kenaikan upah, jaminan sosial dan peningkatan karir. Hal ini berarti bahwa perusahaan telah memenuhi tujuan atau kepentingan karyawan disamping kepentingan perusahaan. Siklus ini terus bergulir sesuai dengan ubahan strategi manajemen organisasi.
Proses pengubahan strategi manajemen suatu organisasi bersifat dinamis.  Misalnya ketika perusahaan dihadapkan pada krisis keuangan global belakangan ini. Hal ini seharusnya dicirikan oleh adanya respon suatu organisasi ketika menghadapi ubahan-ubahan eksternal, misalnya tantangan era global dengan segala turbulensinya. Dalam kasus strategi sumberdaya manusia, organisasi akan menerapkan strategi MMSDM yang harus beradaptasi dengan beragam variabel keorganisasian internal dan kebutuhan serta ekspektasi para anggotanya. Karena itu proses perubahan yang terjadi akan menyangkut dimensi kultural, struktural, dan personal.
Dari sisi kultural, suatu perusahaan akan mengubah strategi sumberdaya manusia yang selama ini bersifat rutin dan status-quo menjadi budaya pengembangan atau produktif. Intinya adalah bagaimana perusahaan mengembangkan budaya unggul di kalangan karyawan yang mampu bersaing di pasar. Perilaku produktif dikembangkan sebagai suatu sistem nilai, baik untuk individu maupun perusahaan.
Kemudian di sisi struktural dikembangkan suatu strategi manajemen kepemimpinan yang semula berorientasi hubungan atasan dan bawahan menjadi manajemen kemitraan antara atasan dan bawahan dan sebaliknya. Juga dapat terjadi pengubahan struktur organisasi yang semula gemuk menjadi ramping sesuai dengan prinsip-prinsip efektivitas dan efisiensi. Termasuk di dalamnya diharapkan fungsi MMSDM yang semula hanya dikelola oleh departemen atau divisi SDM secara bertahap untuk beberapa fungsi tertentu, misalnya pengembangan mutu karyawan dilakukan oleh departemen atau divisi lain secara terintegrasi.
Dalam hal dimensi personal, suatu perusahaan harus berorientasi pada pengembangan kebutuhan dan kepentingan karyawan disamping kebutuhan dan kepentingan perusahaan. Karyawan harus dipandang sebagai unsur investasi yang efektif dan jangan sampai terjadi beragam perlakuan yang bersifat dehumanisasi. Untuk itu peningkatan mutu karyawan menjadi hal yang pokok dan perlu dilakukan melalui kegiatan analisis masalah karyawan, komunikasi,  pelatihan, pengembangan motivasi dan kedisiplinan, penerapan manajemen kepemimpinan yang partisipatif, pengembangan keselamatan dan kesehatan kerja, manajemen perubahan, dan menjadikan perusahaan sebagai suatu organisasi pembelajaran.